WAKAF MANDIRI - Harta kekal di dunia dan pahala terus mengalir sepanjang masa, itulah wakaf. Karena tanah wakaf yang sudah di tasyarufkan atau dibeli, dan diikrarkan untuk kesejahteraan masyarakat, maka tidak bisa diperjualbelikan. Kecuali dibelikan kembali dalam bentuk tanah wakaf yang lebih produktif.
Siapapun yang menjual tanah wakaf kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi, maka dosanya dipikul sendiri, dan harta yang dinikmati dari tanah wakaf ini tidak berkah. Malah dapat ganjaran dan ujian yang bertubi-tubi. Dan itu akan dirasakan oleh siapapun yang menyalahgunakan makna wakaf yang tidak sesuai peruntukannya.
Berbahagilah bagi kita yang masih hidup didunia ini, kemudian punya peninggalan tanah, lalu diwakafkan. Meskipun luas tanahnya hanya berukuran satu meter, namun bisa dijadikan tabungan akhirat kelak. Dan pahalanya akan terus mengalir, walaupun sudah meninggal dunia.
Meski banyak sengketa waris atau wakaf karena rebutan hak, namun semua permasalahan itu bisa diselesaikan dengan musyawarah dan ikhlas dan tidak serakah. Tapi, jika nafsu dunia masih melekat erat dan ada hasrat ingin menguasai, maka disinilah akan muncul bisikan setan yang dampaknya tidak baik bagi mereka. Apalagi mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta tersebut.
Berbahagialah masih hidup bisa wakaf, karena Anda termasuk menjadi golongan terpilih. Tidak semua orang bisa melakukannya. Saatnya kini berwakaf untuk kepentingan umat. Karena berwakaf bisa menjadi tabungan akhirat kita.