...
Sedekah Air Minum

WAKAF MANDIRI - Dalam sebuah hadits dari Sa’ad bin ‘Ubadah radhiallahu’anhu, ia berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibu saya telah meninggal. Bolehkah saya bersedekah atas nama beliau?”. Nabi SAW menjawab, “Boleh”. Sa’ad bertanya lagi, “Sedekah apa yang paling utama, wahai Rasulullah?”. Nabi SAW menjawab, “Sedekah berupa air minum.” (HR. An Nasa’i no.3666).

Dalam riwayat lain terdapat tambahan, “Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Itulah latar belakang adanya pengairan air dari Alu Sa’ad (keluarga Sa’ad bin ‘Ubadah dan keturunannya) di Madinah.” (HR. Ahmad).

Bisa jadi inilah latar belakang banyak orang Arab yang suka bersedekah air minum dan juga banyak muhsinin (donatur) yang mewakafkan pembuatan sumur di banyak negara. Karena terdapat keutamaan yang besar dari sedekah berupa air. Karena air adalah unsur pokok dalam kehidupan manusia. Sehingga sedekah air memberikan manfaat yang besar bagi manusia.

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani).

Syaikh Musthafa Al ‘Adawi hafizhahullah menjelaskan, “Dan di antara sedekah jariyah yang paling utama adalah memberi sedekah air minum. Tidakkah anda melihat bahwa penghuni neraka meminta minuman kepada penghuni surga. Mereka (penghuni neraka) mengatakan, ‘Berikanlah kami curahan air kepada kami, atau apa saja yang Allah berikan kepada kalian.” (QS. Al A’raf: 50).

Oleh karena itu, hendaknya kita bersemangat untuk bersedekah berupa air. Baik berupa sedekah air minum, pembangunan air sumur, pengairan sawah dan ladang, serta lainnya.