...
Manfaat Berwakaf

WAKAF MANDIRI - Wakaf, adalah menahan harta yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum, tanpa mengurangi nilai harga. Tujuan wakaf selain untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, juga mendapatkan pahala yang terus mengalir, meskipun kita telah meninggal dunia. Karena manfaatnya bisa dirasakan banyak orang lain dan bersifat kekal.

Jenis wakaf berdasarkan jenis harta terbagi atas dua kelompok benda bergerak dan satu benda tidak bergerak. Yang termasuk benda bergerak adalah wakaf uang berupa uang tunai dan benda yang bisa berpindah, seperti air, bahan bakar minyak, surat berharga, dan hak atas benda bergerak lainnya.

Sedangkan untuk kelompok benda tidak bergerak adalah wakaf tanah. Yakni berupa hak atas tanah, bangunan, rumah, benda yang berhubungan dengan tanah, dan benda tidak bergerak lainnya. Wakaf jenis ini yang paling umum adalah pemanfaatan tanah untuk pembangunan tempat ibadah.

Dengan demikian, definisi berwakaf secara umum adalah memberikan sebagian dari harta kita untuk kepentingan umum. Undang-undang Republik Indonesia no. 41 tahun 2004 menyebutkan, bahwa pemakaian wakaf harus sesuai dengan tujuan yang telah disepakati. Misalnya, untuk mendirikan bangunan tempat ibadah, atau kepentingan lain yang berhubungan dengan ibadah atau kepentingan agama.

Berikut beberapa manfaat jika kita berwakaf. Yakni,

1. Melatih jiwa sosial dan membantu yang kesulitan.

Berwakaf menjadi salah satu sarana untuk melatih jiwa sosial. Bagi kita yang memiliki harta benda lebih banyak, bisa memberikan kepada kaum yang tidak mampu atau kesulitan. Misalnya lewat tanah yang kita wakafkan untuk orang yang tidak memiliki tempat tinggal, dan lain sebagainya.

2. Belajar bahwa harta benda di dunia ini tidak kekal.

Dengan berwakaf, kita belajar bahwa harta yang kita miliki harus dibagi dengan orang lain. Ada sebagian hak orang lain dalam harta kita. Kehidupan akhirat yang kekal bisa diselamatkan lewat kehidupan di dunia. Wakaf membantu kita untuk mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik.

3. Amalan tidak terputus.

Amalan wakaf tidak dapat terputus meski sudah meninggal dunia, jika dikelola terus menerus. Jadi meskipun kita sudah tidak ada di dunia ini, kita bisa tetap berguna bagi orang-orang di sekitar kita.

4. Mempererat tali persaudaraan dan mencegah kesenjangan sosial.

Dengan berwakaf yang digunakan untuk kepentingan umum, masyarakat akan merasakan manfaat yang sama. Orang yang kekurangan bisa menikmati sarana-sarana publik yang lebih baik, dan orang yang lebih berada juga bisa berbagi. Sehingga, kesenjangan sosial akan semakin kecil dan tali persaudaraan akan terasa lebih erat.

5. Mendorong pembangunan negara.

Wakaf banyak digunakan untuk mendirikan sarana seperti sekolah, yayasan pendidikan, asrama, dan fasilitas umum lain. Hal ini sangat membantu meningkatkan pembangunan negara lewat bidang pendidikan.