WAKAF MANDIRI - Sebanyak apapun perhiasan dunia, tetap saja sedikit jika dibandingkan dengan kenikmatan yang Allah SWT siapkan di akhirat, bagi hamba-hambaNya yang bertaqwa.
Allah SWT berfirman, “Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (QS. At Taubah: 38)
Jika perhiasan dunia itu kecil dan punah (fana), maka nikmat yang ada di sisi Allah itu banyak dan kekal. Allah menyiapkannya bagi hamba yang bertaqwa, dan itu lebih baik daripada perhiasan dunia.
Allah SWT berfirman, “Katakanlah, ‘Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa (mendapat pahala turut berperang) dan kamu tidak akan didzalimi sedikitpun.” (QS. An Nisa’: 77).
Maka setiap perhiasan yang ada di dunia adalah kecil, dibandingkan nikmat yang Allah SWT sediakan bagi hambaNya yang bertakwa. Karena perhiasan dunia itu terbatas dan fana.
Allah SWT berfirman, “Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan Kami pasti akan memberi balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An Nahl: 96)
Yakni, karena setiap apa yang diberikan pada manusia dari perhiasan dunia pasti hilang, atau berpisah dengannya dan hilang setelah mati. Sedangkan kenikmatan akhirat, maka itu kekal dan terus menerus.
Allah SWT berfirman, “Dan apa saja (kekayaan, jabatan, keturunan) yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kesenangan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka Apakah kamu tidak memahaminya?” (QS. Al Qashas: 60)
Apakah kita tidak berfikir bahwa nikmat yang ada di sisi Allah itu kekal dan tentu lebih baik daripada kenikmatan semu yang ada pada manusia? Selanjutnya orang yang berakal tentu tak rela menukar nikmat akhirat dengan nikmat dunia. Orang yang mendahulukan dunia atas akhirat tentulah orang yang tak beriman dengan hari akhir.