WAKAF MANDIRI - Tidak sedikit masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Sering kita lihat, anak-anak yang harus putus sekolah karena orang tuanya tidak mampu, meski hanya sekedar membeli buku dan peralatan sekolah. Jangankan untuk biaya sekolah, untuk makan sehari-hari pun kadang kesulitan. Selain itu, tidak sedikit fasilitas umum, gedung sekolahan yang kondisinya rusak parah, tapi tetap digunakan untuk aktifitas belajar-mengajar.
Kita bisa membantu mereka, salah satunya dengan Wakaf Produktif. Yakni wakaf yang akan memberikan dampak nilai yang panjang dan luas. Panjang dari sisi waktu pahala yang bisa didapat oleh wakif, dan juga manfaat yang bisa diperoleh oleh para penerima manfaat. Serta luas karena wilayah penerima manfaatnya dan manfaat dari wakaf tersebut lebih luas. Sehingga, wakaf produktif ini bisa ikut terlibat dalam perbaikan ekonomi yang kemudian akan berdampak pada perbaikan manusia, dan bisa melahirkan manusia-manusia yang taat beribadah.
Hampir semua lembaga pendidikan Islam, menggerakkan roda kegiatannya dengan menggunakan dana wakaf, baik melalui wakaf tanah, bangunan maupun wakaf uang. Wakaf uang menghidupkan aset wakaf, atau aset wakaf produktif dibeli dengan uang yang diwakafkan.
Seiring dengan perkembangan ekonomi modern dan tingkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi, muncullah sebuah wacana baru dalam berwakaf. Kalau selama ini hanya orang-orang tertentu yang memiliki kelebihan yang mampu berwakaf, maka saat ini ada alternatif baru dalam berwakaf. Yakni melakukan wakaf secara bersama-sama (patungan) untuk membebaskan sebuah lahan atau mewujudkan sebuah bangunan. Sehingga lembaga pengelola Wakaf membagi dalam bentuk paket-paket. Seperti per meter tanah atau per meter bangunan.
Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa ikut berpartisipasi dalam beramal jariyah. Wakaf dalam bentuk uang tunai untuk membebaskan sebuah lahan atau membangun sebuah bangunan inilah yang kini dikenal dengan istilah wakaf tunai.
Harta benda yang diwakafkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum. Dengan begitu, harta benda tersebut dapat terus digunakan dalam kurun waktu yang cukup lama dan berguna bagi orang banyak. Hal inilah yang membedakan istimewahnya wakaf, dibanding dengan zakat dan amal ibadah lainnya yang sejenis.
Wakaf telah terbukti memberikan manfaat yang besar. Begitu dahsyatnya dan manfaatnya wakaf dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya konsep seperti ini, kesempatan bagi dhuafa dan anak-anak yatim dhuafa akan terbuka lebar untuk menikmati pendidikan yang layak. Karena itulah dalam fungsi sosialnya, wakaf dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
Pahalanya Akan Terus Mengalir
Lebih dari itu, konsep wakaf yang terus berjalan dalam jangka waktu yang lama ini, juga mengakibatkan pahala yang begitu berlimpah. Banyaknya orang yang menerima manfaat dari wakaf yang telah dikelola juga menambah pahala. Sehingga ilmu yang bermanfaat juga didapatkan dari wakaf tersebut. Jadi, meskipun si wakif telah meninggal dunia maka tidak menutup kemungkinan pahala tersebut masih bertambah. Ibaratnya, pahala wakaf terus mengalir sepanjang masa.
Wallahu a’lam bisshowab