Pada Kamis, 2 Oktober 2025, Wakaf Mandiri menyalurkan bantuan berupa sembako kepada Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Bantuan ini berupa sembako seperti mie instan, telur, air mineral, sosis, dan kare, yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah robohnya sebagian bangunan asrama putra. Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga korban jiwa.
Melalui bantuan yang diberikan, Wakaf Mandiri berharap dapat sedikit meringankan beban yang kini dirasakan para santri, pengasuh, serta keluarga besar Pesantren Al-Khoziny. Bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Wakaf Mandiri untuk selalu hadir dan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam situasi darurat atau bencana.
Kehadiran Wakaf Mandiri di tengah masyarakat bukan semata menyalurkan donasi, tetapi juga menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian bersama. Karena setiap kebaikan yang dilakukan merupakan upaya untuk memperkuat nilai kebersamaan, bahwa musibah yang menimpa satu pihak adalah panggilan kepedulian bagi kita semua.
Wakaf Mandiri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban. Semoga mereka yang telah meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT dengan husnul khotimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Bagi para santri dan pengasuh yang masih berjuang, semoga senantiasa dilimpahkan kesabaran dan perlindungan.
Musibah robohnya asrama putra Pesantren Al-Khoziny menjadi pengingat bahwa kita tidak pernah tahu ujian apa yang akan datang. Namun, dengan saling menolong dan bergandeng tangan, setiap ujian dapat dilalui dengan lebih ringan. Wakaf Mandiri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui program wakaf dan pemberdayaan, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial terhadap permasalahan yang terjadi di sekitar.