...
Rapat Kerja Badan Otonom Yatim Mandiri 2025: Menguatkan Quantum Kemandirian & Semangat Learning Organisation

Sidoarjo, 25–26 November 2025 — Badan Otonom di bawah naungan Yatim Mandiri resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunannya dengan mengusung tema “Quantum Kemandirian dan Menjadi Learning Organisation”. Acara ini berlangsung selama dua hari penuh di Graha Yatim Mandiri Sidoarjo, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerak lembaga, mematangkan program di tahun mendatang, serta membangun budaya organisasi yang adaptif di era perubahan cepat.

Rapat kerja tahun ini diikuti oleh tiga Badan Otonom Yatim Mandiri, yaitu Wakaf Mandiri, Yakin Mandiri Bersama (YMB), dan Cahaya Berkah Kemakmuran (CBK). Seluruh pimpinan, manajer, dan perwakilan tim hadir untuk mengikuti sesi materi, evaluasi kinerja, hingga penyusunan rencana kerja secara strategis dan kolaboratif.

Hari Pertama: Mengelola Tim Lintas Generasi & Evaluasi Kinerja 2025

Rangkaian acara hari pertama diawali dengan penyampaian materi utama oleh Direktur IMZ, Bapak Fatchuri Rosidin, dengan tema “Mengelola Tim Lintas Generasi di Lingkungan Yatim Mandiri.” Materi ini menjadi sangat relevan mengingat dinamika generasi di dalam organisasi semakin beragam, mulai dari Gen X, millennials, hingga Gen Z. Bapak Fatchuri memaparkan pendekatan kepemimpinan yang adaptif, pentingnya komunikasi dua arah, serta bagaimana organisasi mampu menumbuhkan budaya yang menghargai perbedaan cara kerja antar generasi.

Peserta raker mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pola interaksi, strategi membentuk kohesi tim, hingga langkah-langkah praktis untuk meningkatkan produktivitas lintas generasi. Materi ini pun menjadi pondasi kuat sebelum memasuki agenda evaluasi.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan evaluasi kinerja tahun 2025, yang masing-masing dipresentasikan oleh tiga badan otonom: Wakaf Mandiri, Yakin Mandiri Bersama, dan Cahaya Berkah Kemakmuran. Dalam sesi ini, masing-masing unit memaparkan capaian program, tantangan yang dihadapi, serta pembelajaran penting sepanjang tahun berjalan.

Evaluasi ini menjadi ruang refleksi kolektif untuk melihat sejauh mana program telah memberikan dampak, mana area yang perlu diperkuat, dan bagaimana setiap unit dapat saling mendukung demi mencapai target bersama.

Hari Kedua: Penguatan Wakaf Produktif & Rencana Kerja 2026

Memasuki hari kedua, para peserta mendapatkan materi yang tak kalah penting dari Kang Randy, direktur Rumah Wakaf, dengan tema “Sharing Session Implementasi Wakaf Produktif.” Dalam paparannya, Kang Randy membahas praktik terbaik dalam pengembangan wakaf produktif, mulai dari manajemen aset wakaf, pemetaan potensi ekonomi umat, hingga strategi keberlanjutan program berbasis wakaf.

Peserta raker mendapatkan gambaran nyata mengenai model implementasi wakaf produktif yang berhasil diterapkan di berbagai daerah, sekaligus inspirasi untuk memperkuat program di masing-masing badan otonom, khususnya Wakaf Mandiri.

Setelah sesi materi, acara memasuki agenda strategis yaitu presentasi Rencana Kerja Tahun 2026. Wakaf Mandiri, Yakin Mandiri Bersama, dan Cahaya Berkah Kemakmuran memaparkan rencana aksi, target tahunan, strategi pengembangan program, serta penguatan kolaborasi antar unit. Berbagai usulan dan gagasan baru muncul dalam diskusi, menunjukkan antusiasme seluruh tim untuk menghadirkan program yang lebih inovatif dan berdampak.

Raker ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penguatan kualitas program, peningkatan profesionalisme pengelolaan, serta perluasan manfaat untuk lebih banyak penerima layanan. Tema Quantum Kemandirian dan Learning Organisation bukan hanya semboyan, tetapi menjadi komitmen nyata untuk memperkuat kapasitas lembaga agar lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan energy baru dari seluruh peserta, Rapat Kerja Badan Otonom Yatim Mandiri 2025 menjadi langkah strategis untuk melahirkan terobosan-terobosan yang lebih besar, lebih inovatif, dan lebih bermanfaat bagi umat di tahun mendatang.