Card image
Tidak Berlebihan Dalam Berbicara

WAKAF MANDIRI - Secara umum, biasanya kaum wanita lebih banyak atau unggul dalam berbicara, dibandingkan laki-laki. Ia lebih banyak mengekspresikan hati, keinginan dan minatnya melalui lisan, sehingga makin mengolah kata.

Taufik Al-Hakim berkata, “Belum pernah aku temukan dua perempuan yang sedang duduk dan keduanya tidak berbicara. Aku pernah menyaksikan sekelompok wanita sedang berkumpul, saya heran bagaimana mereka saling menghadirkan bahan pembicaraan? Kadang saya merasa paling cerewet diantara kaum laki-laki, namun ketika saya bandingkan dengan kaum wanita ternyata saya paling pendiam diantara mereka.” (HR. Mut’atul Hadits, Abdullah Ad Dawud, hal 72).

Seorang istri shalihah hendaknya mampu menjaga lisannya dari perkataan jelek, mengadu domba, mencela, suka berkeluh kesah. Bahkan terlontar ucapan yang mengkufuri nikmat Allah, dengan tidak bersyukur pada suaminya. Terkadang ia dengan ringan membuat topik pembicaraan yang mampu menyihir lawan bicaranya. Sehingga menarik dan asyik berbicara yang bisa menjerumuskan dalam membicarakan aib orang lain, termasuk kekurangan suaminya sendiri tanpa ia sadari.

Berlebihan dalam berbicara tanpa kendali dan tujuan yang mulia, hanya akan mendatangkan dosa dan murka Allah SWT. Berkata Imam Muslim rahimahullah, “Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Binasalah orang yang suka berlebih-lebihan/melampaui batas” beliau mengatakan tiga kali.”(HR. Syarh Shahih Muslim oleh An-Nawawi, 16/220).

Syariat memerintahkan seorang muslimah dan mukminah untuk mampu mengendalikan lidahnya, tidak mudah mengumbar kata-kata tanpa ada kebutuhan mendesak. Seperti saling menasehati sesama, berdakwah, membicarakan perkara agama, bermusyawarah untuk urusan kebaikan dunia dan lain-lain yang bermanfaat.

Kaum muslimah hendaknya menyadari, betapa lisan bak pisau bermata dua, di satu sisi bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun di sisi lain, mampu menjerumuskannya dalam neraka.

Jadikanlah dalam lisanmu untuk meraih apa-apa yang dicintai serta diridhai-Nya. Lisan yang senantiasa basah oleh dzikrullah dalam segala situasi dan suasana, agar hidupmu berkah dan berpahala. Lisan yang membantumu untuk selalu mentauhidkan Allah SWT, dan senantiasa menumbuhkan ketaatan pada perintah-Nya.

Hadirkan selalu pembicaraan yang berfaidah, yang mampu membuatmu dan orang lain tentram dan bahagia. Pembicaraan yang tidak mengundang petaka, bukan pembicaraan yang justru membuat hidupmu di dunia dan akhirat sengsara.

Sepantasnya seorang muslimah sejati memperbanyak doa, rajin menuntut ilmu, dan bersahabat dengan orang-orang yang shalih-shalihah. Agar bisa membantu menjaga lisannya dari perkara dosa dan hal-hal yang dimurkai-Nya.

Quotes

WAKAF MANDIRI adalah Platform Donasi Digital milik LAZNAS Yatim Mandiri, sebagai media untuk memudahkan donatur dalam menyalurkan donasi wakafnya.