Card image
Agar Tetap Istiqamah di Jalan Allah

WAKAF MANDIRI - Diantara bentuk kasih sayang Allah SWT kepada kita, adalah Allah menjelaskan di dalam kitab-Nya dan melalui lisan Nabi-Nya, bahwa banyak cara agar bisa tetap istiqomah di atas jalan-Nya.

Berikut beberapa cara agar bisa tetap istiqomah di jalan Allah SWT. Yakni,

  1. Banyak berinteraksi dengan Al-Quran.

Berinteraksi dengan Al-Quran adalah dengan membaca, menghapal, memahami dan merenungkan maknanya. Al-Quran adalah pintu pertama untuk istiqomah. Al-Quran adalah tali Allah yang kokoh. Barangsiapa yang berpegang teguh dengan nya maka akan dijaga Allah. Siapapun yang mengikutinya, akan diselamatkan-Nya. Bahkan Allah menegaskan bahwa di antara tujuan Al-Quran diturunkan adalah agar umat Islam hatinya kuat dan tegar.

Ketika membantah syubhat orang kafir, Allah SWT berfirman, Berkatalah orang-orang yang kafir, “Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya.” (QS. Al-Furqan: 32-33)

Berinteraksi dengan Al-Quran akan menumbuhkan keimanan dan membersihkan hati, karena senantiasa berinteraksi dengan kalam Allah. Al-Quran turun sebagai penyejuk dan keselamatan. Hembusan fitnah tidak akan menggoyahkannya. Hati pun menjadi tenang dengan senantiasa mengingat Allah.

  1. Senantiasa Beramal Saleh.

Allah SWT berfirman, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ibrahim: 27)

Terkait ayat di atas, Qatadah menjelaskan bahwa di dunia, Allah akan meneguhkan orang-orang beriman dengan kebaikan dan amal saleh. Bagaimana mungkin orang yang malas untuk beramal saleh bisa teguh keimanannya manakala datang fitnah? Hanyalah orang-orang beriman yang akan diberi petunjuk dengan jalan yang lurus. 

Nabi SAW senantiasa beramal saleh, bahkan amal yang lebih beliau sukai adalah amal yang kontinyu, meskipun hanya sedikit saja. Begitu pula para sahabat, mereka ketika beramal maka melakukannya dengan kontinyu.

Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa membiasakan diri dengan salat rawatib dua belas rekaat dalam sehari semalam, maka Allah bangunkan rumah baginya di surga.” (HR. Muslim no. 728, At-Tirmidzi no. 415, dan lainnya)

  1. Mempelajari dan Meneladani Kisah Para Nabi.

Allah SWT berfirman, “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Hud : 120)

Semoga Allah SWT senantiasa memberi taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua. Dan semoga Allah masukkan kita ke dalam hamba-hambaNya yang istiqomah.

Quotes

WAKAF MANDIRI adalah lembaga wakaf nasional yang berkhidmat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yatim dan dhuafa, dengan menggalang dan mengelola sumberdaya wakaf secara produktif, profesional dan amanah.