Card image
Wakaf Benda Bergerak

WAKAF MANDIRI - Secara tradisional, masyarakat Indonesia hanya mengenal wakaf berupa benda yang tidak bergerak, berwujud tanah yang dipergunakan untuk masjid, madrasah, pondok pesantren, atau pekuburan. Sementara wakaf benda bergerak dan wakaf tunai belum tersosialisasi dengan baik.

Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dengan jumlah penduduk muslim mencapai hampir 250 juta jiwa. Jika diasumsikan 20% atau 50 juta penduduk muslim merupakan golongan menengah ke atas dan mampu berwakaf, maka akan didapat dana wakaf uang yang sangat besar. Dan dapat digunakan untuk membangun sarana prasarana umum dan modal potensial untuk menggerakkan perekonomian umat.

Andaikan saja terdapat 20 juta orang yang mau berwakaf senilai Rp 50.000,- setiap bulan. Maka dalam waktu 1 tahun akan terkumpul dana abadi sebesar Rp 12  triliun. Andaikan saja terdapat 1 juta orang dari sekitar 42 juta penduduk Jawa Tengah yang mau berwakaf sebesar Rp 50.000,- setiap bulan, maka setiap bulan akan terkumpul dana wakaf tunai sebesar Rp 50 milyar.

Berikut contoh beberapa negara yang telah sukses dalam mengelola wakaf. Yakni,

  1. Islamic Relief di Inggris, yang berhasil memobilisasi dana wakaf setiap tahun, tidak kurang dari 30 juta poundsterling. Dana tersebut dikelola secara profesional dan amanah. Dan hasilnya disalurkan kepada lebih dari 5 juta orang yang berada di berbagai negara.
  2. Bosnia Islamic Relief, berhasil membuka lapangan kerja baru bagi lebih dari 7000 orang melalui Income Generation Waqf.
  3. Di Malaysia, wakaf tunai juga sudah mendapat perhatian. Beberapa Majlis Agama Islam Negeri dan Syarikat Swasta sudah mulai menggarapnya. Johor Corporation Berhad (JCorp) melalui 3 anak perusahaannya, telah mewakafkan saham miliknya dengan nilai aset sebesar Rm 200 juta di bawah pengelolaan Waqaf Annur Berhad. Dividen yang diperoleh dari saham ini digunakan antara lain dalam bentuk investasi, serta diberikan kepada Majlis Agama Islam untuk kegiatan amal kebajikan.

Quotes

WAKAF MANDIRI adalah lembaga wakaf nasional yang berkhidmat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yatim dan dhuafa, dengan menggalang dan mengelola sumberdaya wakaf secara produktif, profesional dan amanah.

Wakaf Mandiri - Wakaf Benda Bergerak
Card image
Wakaf Benda Bergerak

WAKAF MANDIRI - Wakaf merupakan perbuatan hukum dari seseorang, kelompok maupun lembaga, yang memisahkan sebagian harta miliknya yang digunakan selamanya, untuk kepentingan umum, sesuai syariat Islam.

Sebagian besar masyarakat mungkin memahami wakaf, adalah berupa bangunan atau tanah. Namun dalam praktiknya, objek wakaf lebih variatif. Yakni salah satunya jenis wakaf benda bergerak.

Berdasarkan perspektif hukum Islam, benda yang dapat diwakafkan tergolong menjadi dua, yakni benda bergerak dan tidak bergerak. Keduanya merupakan tindakan wakaf yang sah, serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Dikatakan sebagai wakaf benda bergerak, karena harta benda yang diwakafkan tersebut tidak habis, meskipun telah dikonsumsi. Cara berwakaf ini memang belum begitu populer di Indonesia dibandingkan wakaf benda tidak bergerak, seperti bangunan dan tanah.

Dalam penerapannya, wakaf benda bergerak harus dikelola secara produktif agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerimanya. Sehingga wakaf tidak hanya bersifat konsumtif semata, tapi harus memberikan manfaat secara terus menerus, layaknya wakaf benda tidak bergerak yang tidak habis masa pakainya.

Berikut ini beberapa jenis benda bergerak yang bisa diwakafkan dan bernilai sah sesuai peraturan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 pasal 16 ayat 3. Yakni,

1. Uang

2. Logam Mulia

3. Surat Berharga

4. Kendaraan

5. Hak atas Kekayaan Intelektual

6. Hak Sewa

Wakaf benda bergerak berupa uang saat ini tengah populer di Indonesia. Tata caranya juga tidak jauh berbeda. Yakni wakif mendonasikan sejumlah harta berupa uang, yang kemudian dikelola oleh nazhir untuk memberikan manfaat bagi penerimanya.

Wakif diperbolehkan dalam menentukan sendiri harta wakaf tersebut, diperuntukkan untuk hal apa saja melalui ikrar wakaf. Namun pada prakteknya, memang lebih banyak menyerahkan pengelolaan harta wakaf kepada Nazhir. Serta tidak ada ketentuan nominal uang yang harus diwakafkan.

Cara wakaf seperti ini tentunya lebih fleksibel, karena tidak harus menunggu kaya atau memiliki banyak harta, jika ingin berwakaf.

Quotes

WAKAF MANDIRI adalah lembaga wakaf nasional yang berkhidmat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yatim dan dhuafa, dengan menggalang dan mengelola sumberdaya wakaf secara produktif, profesional dan amanah.