Card image
Bersinergi Dalam Mengembangkan Wakaf

WAKAF MANDIRI - Sejak tahun 2005 lalu, Kementerian Agama telah menggalakan program pemberdayaan wakaf produktif, dengan jalan pemberian bantuan uang kepada nadzir yang mempunyai lahan wakaf di lokasi strategis dan mempunyai program wakaf produktif.

Program pemberdayaan wakaf produktif tersebut meliputi, pembangunan bisnis center, gedung pendidikan dan gedung serbaguna, toko, mini market, ruko, rumah kos, apotik, klinik, SPBU, konveksi, penggemukan sapi dan peternakan ayam dan lain-lain.

Dalam penyusunan rencana dan program pemberdayaan wakaf produktif, nadzir perlu bekerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Kantor Kementerian Agama setempat. Tanah wakaf yang akan dijadikan lokasi proyek, haruslah berada di lokasi yang strategis dan cukup luas. Serta telah terdaftar pada kantor pertanahan setempat. Selanjutnya, nadzir dengan dukungan pemerintah daerah dan instansi terkait, mengadakan studi kelayakan serta menyusun bisnis plan dan proposal proyek.

Dalam pelaksanaan program pemberdayaan wakaf produktif tersebut, nadzir perlu membangun sinergi dan melakukan sinergi dan melakukan koordinasi, kerjasama dan konsultasi dengan pemerintah daerah, kantor kementerian agama, organisasi keagamaan, kantor pertanahan dan instansi teknis terkait, investor dan bank syariah, lembaga pendidikan lembaga keuangan syariah, serta pihak-pihak lain yang terkait dengan program atau proyek tersebut.

Dengan sinergi tersebut, diharapkan terbentuk kerjasama lintas lembaga dan instansi terkait yang dapat mendukung keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan wakaf produktif. Sinergi ini akan terwujud, jika masing-masing pihak yang bersangkutan dalam kondisi “balance”, saling membutuhkan dan saling menghargai, serta kesamaan persepsi dan motivasi terhadap program tersebut.

Manfaat sinergi dapat dikelompokan dalam 6 hal. Yaitu,

a.    Meningkatkan kerjasama (increased collaboration)

b.    Memanfaatkan sumberdaya secara bersama (resource sharing)

c.    Memecahkan berbagai permasalahan secara bersama (problem solving)

d.    Memberikan dukungan secara teknis secara lebih mudah (technical support)

e.    Meningkatkan efisiensi (efficiency).

f.    Meningkatkan hasil kerja yang lebih besar (greater output)

Sedangkan tujuan bersinergi adalah sebagai berikut,

a.    Kajian dan pengelolaan (manajemen wakaf secara professional)

b.    Pengembangan harta benda wakaf secara produktif.

c.    Pemanfaatan harta benda wakaf secara maksimal untuk kepentingan umum

d.    Sosialisasi wakaf dan penggalakan kesadaran umat untuk berwakaf termasuk pengumpulan wakaf uang

e.    Pencarian investor yang bersedia diajak kerjasama dalam pengembangan wakaf produktif.

Sinergi ini dapat terbentuk, jika,

a.    Adanya kepentingan dan tujuan kerjasama yang sama

b.    Adanya keinginan untuk berbagi sumberdaya dan keahlian

c.    Adanya keinginan untuk saling menambah sesuatu yang saling bermanfaat, dan timbal-balik

d.    Adanya pengertian, bahwa networking itu pada prinsipnya adalah system approach to management.

Quotes

WAKAF MANDIRI adalah lembaga wakaf nasional yang berkhidmat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yatim dan dhuafa, dengan menggalang dan mengelola sumberdaya wakaf secara produktif, profesional dan amanah.